Media sosial memiliki sisi baik dan buruk. Jika tidak digunakan dengan baik, Anda bisa saja mengalami dampak negatif media sosial, seperti bocornya informasi personal, menjadi terobsesi untuk mendapatkan ‘likes’, mengurangi waktu tatap muka, cyberbullying, menurunkan kemampuan bersosialisasi, membandingkan diri dengan orang lain hingga mengalami gangguan tidur. Kemunculan media sosial berhasil merubah cara manusia berkomunikasi. Kini siapapun bisa bisa berikirim pesan atau berita, bahkan berbicara tatap muka dengan kilat tanpa harus menunggu lama seperti saat masih menggunakan surat. Media sosial juga memberikan ruang kepada siapa saja untuk berbagi cerita atau kenangan lewat foto dan juga video. Anda dapat berinteraksi dengan cerita orang lain dengan memberikan komentar atau memberikan emoticon. Bahkan salah satu efek positif dari media sosial adalah mempertemukan kembali teman-teman lama yang sebelumnya sudah hilang kontak. Namun, di balik manfaatnya, ada dampak negatif dari med...
عن أبي الفضل العباس بن عبد المطلب -رضي الله عنه- قال: قلتُ: يا رسول الله عَلِّمْنِي شيئا أسأله الله -تعالى-، قال: «سَلُوا اللهَ َالعافية» فمكثتُ أياما،ً ثم جِئْتُ فقلتُ: يا رسول الله علمني شيئا أسأله الله -تعالى-، قال لي: «يا عباس، يا عَم رسول الله، سَلُوا الله العافية في الدنيا والآخرة». Dari Abu al-Fadhl al-Abbas bin Abdul Mutthalib raḍiyallahu anhu, ia berkata: Aku berkata, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang aku minta kepada Allah ta’ala”. Beliau menjawab, “Mintalah keselamatan kepada Allah.” Lalu aku tinggal selama beberapa hari, kemudian menemui beliau lagi, lalu berkata, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah aku sesuatu yang aku minta kepada Allah Ta’ala-.” Beliau berkata kepadaku, “Wahai Abbas, wahai paman Rasulullah, mintalah keselamatan kepada Allah di dunia dan akhirat.” (HR. at-Tirmidzi dan Ahmad) Penjelasan Hadits Hadits ini termasuk salah satu hadits Jawami al-Kalim (kalimat ringkas sarat makna) yang diucapkan Rasulullah ṣ...
Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda, الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ “Doa adalah ibadah .” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih ) Rasulullah shalallahu alaihi wasalam juga bersabda, إِنَّ الدُّعَاءَ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ فَعَلَيْكُمْ عِبَادَ اللَّهِ بِالدُّعَاءِ “Sesungguhnya doa itu bermanfaat (memberi kebaikan) untuk yang sudah terjadi dan yang belum terjadi. Karena itu, perbanyaklah berdoa, wahai hamba Allah…” (HR. Ahmad, at-Turmudzi dan diHasankan al-Albani) Pembaca Sekalian, Allah ta’ala memerintahkan kita untuk berdoa, وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. ghafir: 60) Namun yang ...
Komentar
Posting Komentar